Selasa, 30 Oktober 2012

TIPS CANTIK

Hati-hati Musuh Abadi Kulit

Segala perawatan telah kamu jalankan, segala macam produk perawatan telah kamu gunakan, namun kulit masih tidak secantik yang diinginkan. Bagaimana ya? Kamu jangan cepat cemas atau putus asa. Mungkin ada beberapa kesalahan yang kamu lakukan. Seteliti apa pun kamu merawat kulit, jika kamu tidak menghindari "musuh-musuh"-nya, maka sia-sia saja usaha kamu. Agar kulit kamu dapat tampil seindah yang kamu idam-idamkan, coba hindari musuh-musuh kulit berikut ini:
  • Matahari
Matahari memang dibutuhkan tubuh, namun jika terlalu banyak akan merusak kecantikan, bahkan kesehatan kulit. Membiarkan kulit wajah diterpa langsung sinar matahari adalah cara tercepat untuk membuat kamu tampak tua. Ketika sinar ultraviolet di matahari menerpa permukaan kulit akan langsung terbentuk molekul radikal bebas yang menghancurkan sel-sel kulit sehat. Radikal bebas ini terutama bisa menghancurkan kolagen dan elastin, dua bagian kulit yang menjaga kekenyalan serta kencangnya kulit. Semakin hancur elastin dan kolagen, semakin cepat muncul kerutan di kulit.

  • Merokok
Musuh kulit nomor dua adalah rokok. Nikotin yang dihasilkan rokok dapat mempersempit jaringan darah di wajah sehingga kulit terlihat tidak sehat. Kandungan acetaldehyde pada rokok akan menyerang serat penghubung sel-sel kulit, sehingga terjadilah reaksi kimia yang menghancurkan elastin dan kolagen. Yang lebih parah lagi ketika merokok orang akan sering mengerucutkan bibir, hal ini bisa menimbulkan kerutan di seputar bibir. Kerutan di daerah mata juga cepat muncul karena iritasi terhadap asap C02. Ingat, kulit daerah mata merupakan kulit yang paling tipis di wajah.    

Tips : 
Bagi kamu yang merokok, tidak ada jalan lain kamu harus berhenti total merokok. Memang mungkin tidak mudah. Akan tetapi penelitian menunjukkan bahwa berhenti merokok sebelum usia 30 tahun, maka dalam jangka waktu 10 tahun kondisi tubuh akan kembali sama seperti kondisi orang yang tidak merokok. Jangan lupa pula sebanyak mungkin mengonsumsi buah dan sayur segar untuk menetralisir nikotin dalam tubuh. 


  • Alkokol
Jika rokok menyempitkan pembuluh darah, alkohoi justru melebarkannya. Hal ini kerap mengakibatkan pecahnya pembuluh darah dan warna kulit yang tidak segar. Seperti halnya rokok, alkohol juga mengandung zat yang merusak kekenyalan dan elastisitas kulit. Alkohoi akan membuat kulit sangat kering dan menjadikan garis halus semakin nyata. Alkohoi juga akan menghancurkan vitamin C yang memiliki peran penting untuk kesehatan kulit.   

Tips :

Bagus sekali jika kamu bisa berhenti mengonsumsi alkohol. Gunakan produk perawatan yang mengandung vitamin C serta produk yang mengandung vitamin E.

  • Kurang Tidur 
Malam hari adalah saat di mana sel-sel kulit memperbaiki diri dengan membangun sel baru dan kolagen yang rusak akibat sinar matahari dan polusi. Di malam hari kulit juga lebih baik penyerapannya (25% lebih baik dibanding siang hari) sehingga lebih efektif menyerap produk perawatan. Jika kamu kurang tidur, kesempatan bagi sel kulit untuk memperbaharui dirinya akan menjadi sangat berkurang.

Tips :
 Kamu memang tidak harus tidur selama delapan jam sehari. Yang penting adalah kamu harus tetap merasa segar ketika bangun. Cobalah aromaterapi lavender atau suplemen yang mengandung valerian untuk memudahkan tidur.

  • Kurang Olahraga
Seperti diketahui, olahraga mampu meningkatkan jumlah oksigen dalam darah dan mengurangi toksin (racun) yang ditimbun di bawah kulit (dengan keluarnya keringat) sehingga terlihat lebih segar dan lebih sehat. Olahraga pun dapat membuat tubuh lebih kuat dalam menghadapi serangan stres dan membuat lebih mudah tidur.

Tips :  
Pilih olahraga yang sifatnya memacu detak jantung (cardio) seperti aerobik, jogging, renang, bersepeda, atau cobalah tari salsa dan hiphop. Lakukan dua-tiga kali seminggu sudah cukup memadai.

  • Stres dan Polusi
Ketika stres, hormon testosterone akan meningkat cepat. Akibatnya timbullah jerawat (banyak wanita dewasa yang berjerawat ketika stres karena meningkatnya hormon ini). Hormon stres juga menyebabkan aliran darah dibelokkan dari permukaan kulit ke bagian kaki dan tangan serta organ-organ vital sehingga membuat kulit teriihat pucat dan kusam. Terakhir, stres akan mengurangi kemampuan penyerapan kulit hingga produk perawatan yang digunakan tidak terserap sempurna. Sedangkan polusi mengandung bahan-bahan kimia yang membentuk radikal bebas di kulit, yang akan menghancurkan kolagen dan elastin

DIAH IANK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar